Percepat Cetak Sawah Rakyat, TAM Kementan Lakukan Koordinasi Strategis di Sulawesi Tengah
Palu, 3 Maret 2026. Tenaga Ahli Menteri (TAM) bagian kerjasama sektor pertanian Prof. Ir. Moh. Arsyad, SP., M.Si., Ph.D. melakukan kunjungan kerja ke Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka koordinasi percepatan program cetak sawah rakyat. Dalam agenda tersebut, Prof. Arsyad didampingi oleh Kepala BRMP Sulawesi Tengah Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si., serta Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) Perluasan Lahan Wilayah II Balai Pengelolaan Lahan Irigasi Pertanian, Febrianto, ST., M.Sc. Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi pusat dan daerah guna mendukung akselerasi program strategis nasional di sektor pertanian.
Rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas TPH Provinsi Sulawesi Tengah, Dodot Tinarso, S.Sos., MT., di ruang rapat kepala dinas. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Ketua Tim Kerja Pendampingan Program Wilayah II BRMP Sulawesi Tengah, Liaison Officer (LO) Kabupaten Tojo Una-Una, serta tim swasembada pangan. Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dengan fokus pada langkah-langkah teknis percepatan pelaksanaan program.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah strategi percepatan cetak sawah, khususnya pada lokasi-lokasi yang telah masuk dalam RPATA. Provinsi Sulawesi Tengah menjadi salah satu daerah prioritas dalam target pengembangan cetak sawah, sehingga diperlukan perencanaan yang matang dan eksekusi yang tepat waktu. Optimalisasi koordinasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam memastikan capaian target sesuai rencana.
Selain itu, ditegaskan pula pentingnya kerja sama yang solid antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pihak penyedia dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan di lapangan. Kolaborasi yang efektif diharapkan mampu mengatasi berbagai tantangan teknis maupun administratif, sehingga program cetak sawah rakyat dapat berjalan optimal dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan serta penguatan swasembada pangan nasional.